09 September 2016

riwayat hidup

9w anx pertama dr 2 bersaudara. ortu 9w single,tinggal nyokap ajj .. th bkn krn bokap meninggal .. tp krn suatu alasan yg ngebuat nyokap mutusin untuk bs berdiri sndiri tnpa bokap 9w .. kdg 9w ngerasa iri sm anx" laen yg mch ada bokap ny .. mrka bs ngerasain keluarga yg sempurna,ky jln",sharing brg .. 9w p9n bgd buat nyokap bangga sm apa yg 9w lakuin buat dy!! krn yg nyokap 9w pny cm 9w dan ade 9w .. scra 9w anx pertama,pst 9w yg paling d harapkn untuk ngerubah nasib qta. dlu 9w tinggal d rumah peninggalan alm.kakek .. bny bgd mslh yg timbul dr situ .. tetangga yg awalny baik dn udah qta anggap sbg sodara sndiri.tnyata malah dy yg ngebuat keluarga gw pergi ninggalin ruma peninggalan kakek 9w!! dr situ .. 9w pny tekad buat nunjukin sama semua org yg uda png nganggap remeh kluarga 9w.kalu 9w bisa .. bisa untuk mnjadi yg lebih baik .. 9w skg kuliah d gunadarma jurusan tehnik komputer. 9w hruz blajar scara optimal biar IPK 9w bagus dan supaya nyokap bangga sm 9w. 9w pgn lulus dan d wisuda dg mnjadi mahasiswa yg berprestasi .. sambil kuliahh,9w jgga krja d kmpus .. lumayan lahh .. buat nambah" ongkos kuliah. yaa .. seengga ny kn dkit" 9w bs bntu keuangan nyokap 9w. 9w jgga belajar berorganisasi.dr mulai BEM sampe himpunan .. di situ 9w belajar.gmnah sh cara berorganisasi yg bener.

13 Juni 2012

Pemrograman Object Client/Server

Kali ini saya akan membahas tentang membuat program untuk mengirim dari aplikasi client ke aplikasi server lewat soket. Dalam membuat program sebaiknya menggunakan aplikasi texpad, karena di texpad menyediakan menu untuk compile dan dapat melihat error dengan mudah. Berikut ini adalah script tentang data dari staff :

 import java.io.*;

public class Staff implements Serializable {
    String nama;
    String divisi;
    int umur;

public Staff (String nama, String divisi, int umur)
{
    this.nama=nama;
    this.divisi=divisi;
    this.umur=umur;
    }

public void print ()
{
System.out.println("Data Staff: ");
System.out.println("Nama : " + nama);
System.out.println("Divisi : " + divisi);
System.out.println("Umur : " + umur);
}
}

simpan coding diatas dengan nama Staff.java. Selanjutnya adalah membuat coding untuk Servernya. Berikut ini adalah codingnya :
import java.net.*;
import java.io.*;

public class ObjectServer {
 private static int SRV_PORT=5000;
 private static ObjectInputStream is=null;

public static void main(String argv[]) throws Exception{
    //membuat soket server dan menunggu koneksi
    ServerSocket soketServer= new ServerSocket(SRV_PORT);
    Socket soketClient= soketServer.accept();

    //membuat stream untuk baca obyek
    is= new ObjectInputStream(soketClient.getInputStream());

    //mennnggn clan membara obyek yang dikirimkan
    Staff pegawai= (Staff) is.readObject();

System.out.println("Server menerima data Pegawai");
pegawai.print();
}
}
Simpan coding diatas dengan nama ObjectServer.java. Selanjutnya ketikkan Coding untuk clientnya. Berikut ini adalah Codingnya :
import java.net.*;
import java.io.*;
public class ObjectClient{
    private static int SRV_PORT = 5000;
    private static ObjectOutputStream os=null;
   
public static void main(String argv[]) throws Exception{
    try{
        //membuat soket client
            Socket soketClient= new Socket("127.0.0.1", SRV_PORT);
        //membuat stream untuk pengiriman obyek
            os= new
                ObjectOutputStream(soketClient.getOutputStream());
               
        //membuat obyek dan mengirimkannya lewat stream obyek
            Staff pegawai= new Staff("Arief","IT",20);
            os.writeObject(pegawai);
           
            System.out.println("Client mengirim data pegawai:");
            pegawai.print();
}
        catch (Exception e){
                e.printStackTrace();
}
}
}

Simpan Coding diatas dengan nama ObjectClient.java.
Selanjutnya adalah membuat class.java pada semua coding diatas dengan mengetik javac Staff.java (untuk Staff), javac ObjectServer.java (untuk Server), dan javac ObjectClient.java (untuk Client).

Setelah semua coding diatas sudah dibuat classnya, langkah selanjutnya adalah merunning program server dan client. Pertama running terlebih dahulu servernya supaya aktif dengan mengetik java ObjectServer pada cmd. Setelah program dijalankan, kita lanjut merunning program clientnya dengan mengetik java ObjectClient pada cmd. Lalu output dari client adalah seperti gambar dibawah ini :


Setelah aplikasi client telah berhasil dijalankan, maka server akan menerima  informasi yang diberikan client. berikut ini adalah hasil dari aplikasi server :



11 Mei 2012

Pemrograman Sokcet - Run Program JAVA



Pertama kita menuliskan program tersebut di Notepad, selanjutnya program tersebut di jalankan di CMD, di RUN. Outputnya adalah gambar dibawah ini :




Selanjutnya program yang kedua untuk memunculkan nama komputer kita :



Outputnya adalah sebagai berikut :


Saya akan membahas tentang membuat program dengan nama IPtoName.java. Yaitu mengetahui nama komputer kita, tetapi menggunakan IP address yang dimiliki komputer itu sendiri. Berikut ini adalah scriptnya :
import java.net.*;
public class IPtoName {
public static void main (String args[]) {
                if (args.length == 0) {
                System.out.println("Pemakaian: java IPtoName ");
                System.exit(0);
                }
                String host = args[0];
                InetAddress address = null;
                try{
                address = InetAddress.getByName(host);
                } catch (UnknownHostException e) {
                System.out.println("invalid IP - malformad IP");
                System.exit(0);
                }
                System.out.println(address.getHostName());
}
                }

Dan gambar dibawah ini adalah outputnya :
 
 
Saya akan coba membuat program dengan nama NsLookup.java. Demo 4 ini adalah kebalikan dari demo 3. Yaitu mengetahui IP kita dengan memasukkan nama dari komputer itu sendiri. Berikut ini adalah scriptnya :
import java.net.*;
public class NsLookup {
                public static void main (String args[]) {
                                if (args.length == 0) {
                                                System.out.println("Pemakaian : java NsLookup ");
                                                System.exit(0);
                                }
                String host = args[0];
                InetAddress address = null;
                try {
                                address = InetAddress.getByName(host);
                }              catch (UnknownHostException e) {
                                System.out.println("Unknown host");
                                System.exit(0);
                }
                byte [] ip = address.getAddress();
                for (int i=0; i
                if (i > 0) System.out.print(".");
                System.out.print((ip[i]) & 0xff);
}
System.out.println();
}
}
 
Dan Outputnya adalah sebagai berikut :
 
 
 

Pemrograman Socket - Compile JAVA

Sebelum kita menjalankan program java, terlebih dahulu kita harus menginstall software java yang digunakan. Bisa didownload disini http://www.oracle.com/technetwork/java/javase/downloads/index.html. Kemudian setelah install JDK, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengecek PATH di PC/LAPTOP.

Langkahnya adalah sebagai berikut :

* Buka Properties-nya My Computer
* Pilih tab Advanced (kalo di Windows XP) ato Advanced system settings (kalo di Windows 7)
* Klik tombol Environment Variables
* Pastikan ada variabel dengan nama PATH dengan value alamat bin.nya Java

Ini tampilan jika sudah ada,

Ini jika tidak ada,

Silahkan buat baru dengan klik tombol New dan silahkan mengisi variabel dengan nama PATH dengan value alamat bin.nya Java.
Setelah memastikan pathnya sudah diset, buka command promptnya.
Langkahnya adalah sebagai berikut :

Klik Start >> All Programs >> Accessories >> Klik Command Prompt
atau
Klik Start >> Run.. >> Ketikkan ‘cmd’ >> Klik OK

03 Mei 2012

Apache Webserver

Web server adalah program komputer yang bertanggung jawab menerima request HTTP dari clients, yang dikenal sebagai web browser dan melayani mereka, dan bersedia merespon data konten yang diminta seperti web pages (dalam bentuk HTML atau objek seperti JPG). Sedangkan Apache adalah sebuah nama webserver yang betanggung jawab pada request-response HTTP dan logging informasi secara detail. Apache merupakan webserver yang paling banyak digunakan saat ini, karena bersifat open source dan mudah mengkostumisasikan, diantaranya dengan menambahkan support secure protocol ssl dan konektifitasnya dengan database server melalui bahasa scripting PHP.
Server HTTP Apache atau Server Web/WWW Apache adalah server web yang dapat dijalankan di banyak sistem operasi (Unix, BSD, Linux, Microsoft Windows dan Novell Netware serta platform lainnya) yang berguna untuk melayani dan memfungsikan situs web. Protokol yang digunakan untuk melayani fasilitas web/www ini mengunakan HTTP. Apache memiliki fitur-fitur canggih seperti pesan kesalahan yang dapat dikonfigurasi, autentikasi berbasis basis data antarmuka pengguna berbasis grafik (GUI) yang memungkinkan penanganan server menjadi mudah. dan lain-lain.
Apache Webserver mempunyai kelebihan, yaitu :
1. Apache termasuk dalam kategori freeware.
2. Apache mudah sekali proses instalasinya jika dibanding web server lainnya seperti NCSA, IIS, dan lain-lain.
3. Mampu beroperasi pada berbagai paltform sistem operasi.
4. Mudah mengatur konfigurasinya. Apache mempunyai hanya empat file konfigurasi.
5. Mudah dalam menambahkan peripheral lainnya ke dalam platform web servernya.

Kekurangan Apache :
Setelah anda mengetahui beberapa kelebihan dari Apache, maka kali ini saya akan menjelaskan tentang beberapa kekurangan dari Apache, beberapa kekurangan dari Apache adalah :
1. web server Apache tidak memiliki kemampuan mengatur load seperti IIS, sehingga akan terus mem-fork proses baru hingga nilai MaxClients tercapai atau hingga batas yang diizinkan oleh OS. Ini tentunya menguntungkan penyerang karena habisnya RAM akan lebih cepat tercapai.
2. Apache tidak memproses karakter kutip dalam string Referrer dan User-Agent yang dikirimkan oleh Client. Ini berarti Client dapat memformulasi inputnya secara hati-hati untuk merusak format baris log akses
3. Terganggunya proses upload data, yang bisa menyebabkan software salah dalam menerjemahkan ukuran data yang masuk. Dengan celah tersebut, hacker dikabarkan dapat mengeksploitasi kerentanan dengan cara mengirimkan request pada server Apache bersangkutan. Versi yang cacat tersebut adalah seluruh generasi Apache 1.3 dan versi 2 hingga 2.0.36. Server yang diserang hacker memanfaatkan kelemahan ini akan mengalami DoS, alias server itu tak bisa diakses. Dalam sejumlah kasus, penyerangnya dapat menjalankan pilihan kodenya.

18 April 2012

PRESENT TENSE, PAST TENSE DAN FUTURE TENSE

1. Present Tense (Waktu Sekarang)

a. Simple Present Tense (Waktu Sekarang Sederhana)

Rumus:

Rumus : Subject + To Be (am / are / is) + …
Subject + Verb + …

Contoh kalimat :

(+) She is a new people here.

(+) He plays football every morning

(-) She isn’t a new people here.

(-) He not playing football every morning.

(?) Is she a new people here?

(?) How playing football every morning?

b. Present Continuous Tense (Waktu Berlangsung Sekarang)

Menerangkan suatu perbuatan yabg sedang berlangsungpada waktu sekarang.

Rumus:

Subject + To Be (am / is / are) +Verb I + ING …

Contoh dalam kalimat :

(+) They are studying English now.

(+) He is playing badminton now

(-) They aren’t studying English now.

(-) He isn’t playing badminton now.

(?) Is he playing badminton now.

(?) Is she going to market now?

c. Present Perfect Tense (Waktu Sempurna Sekarang)

Rumus :

Subject + Have / Has +Verb II (Ing) + …

Contoh :

(+) I have gone.

(+) They have done

(-) I haven’t gone.

(-)They haven’t done.

(?) Have I gone ?

(?) Have they done ?

d. Present Perfect Continuous Tense (Waktu Berlangsung Sempurna Sekarang)

Rumus :

Subject + Have / Has +Verb II (Ing) + …

Contoh :

(+) She has been going to Malang since evening.

(+) We have been riding a horse for three days

(-) She hasn’t been going to Malang since evening.

(-) We haven’t been riding a horse for three days.

(?) Has she been going to Malang ?

(?) Have He been riding a horse for three days ?

2. Past Tense (Waktu Lampau)

a. Simple Past Tense (Waktu Lampau Sederhana)

Rumus :

Subject + To Be (was / were) + …
Subject + Verb II + …

Contoh :

(+) I saw a good film last night

(+) He came here last month

(-) I saw not a good film last night

(-) He came not last month

(?) Saw I a good film last night

(?) Came He here last month

Subject + To Be (was / were) + Verb I (Ing) + …

b. Past Continuous Tense (Waktu Berlangsung Lampau)

Rumus :

Subject + To Be (was / were) + Verb I (Ing) + …

Contoh :

(+) He was watching television all afternoon last week

(+) They were talking about sport when I met him

(-) He wasn’t watching television all afternoon last week

(-) They weren’t talking about sport when I met him

(?) Was He watching television all afternoon last week

(?) Were they talking about sport when I met him

c. Past Perfect Tense (Waktu Sempurna Lampau)

Rumus :

Subject + Had + Been + …
Subject + Had + Verb III + …

Contoh :

(+) When my brother arrived , I had painted my motor cycle

(+) The ship had left before I arrived

(-) When my brother arrived , I hadn’t painted my motor cycle

(-) The ship hadn’t left before I arrived

(?) Had I my motor cycle , when my brother arrived ?

(?) Had the ship left before I arrived?

d. Past Perfect Continuous Tense (Waktu Berlangsung Sempurna Lampau)

Rumus :

Subject + Had + Been + Verb I (Ing) + …

Contoh :

(+) They had been living there for two month

(+) When they washed my drees , your father had been playing badminton

(-) They hadn’t been living there for two month

(-) When they washed my dress , your father hadn’t been playing badminton

(?) Had they been living there for two month?

(?) When they washed my dress , had your father been playing badminton ?

3. Future Tense (Akan Datang)

a. Simple Future Tense (Waktu Akan Datang Sederhana)

Rumus :

Subject Shall / Will + Be + …
Subject + Shall / Will + Verb + …

Contoh :

(+) I will visit to yogyakarta tomorrow.

(+) he will met girl friend by seven o’clock

(?) Will he go to America next month?

(+) President shall at Nederland the day after tomorrow.

(-) President shall not at Nederland the day after tomorrow.

(?) Shall President at Nederland the day after tomorrow?

b. Future Continuous Tense (Waktu Berlangsung Akan Datang)

Rumus :

Subject + Shall / Will + Be + Verb (Ing) + …

Contoh :

(+) I will be writing a comic.

(+) I will be studying tomorrow night.

(-) I will not writing a comic.

(-) I will not be studying tomorrow night.

(?) Will I be writing a comic ?

(?) Will I be studying tomorrow night ?

c. Future Perfect Tense (Waktu Sempurna Akan Datang)

Rumus:

Subject + Shall / Will + Have + Been + …
Subject + Shall / Will + Have + Verb II + …
Contoh :

(+) Bily will have done his work by the end of this week.

(+) By next week I shall have read this book.

(-) Bily will haven’t done his work by the end of this week.

(-) By next week I shall haven’t read this book.

(?) Will Billy have done his work by the end of this week ?

(?) Shall I have read this book by next week ?

d. Future Perfect Continuous Tense (Waktu Berlangsung Sempurna Akan Datang)

Rumus :

Subject + Shall / Will + Have + Been + Verb (Ing) + …

Contoh :

(+) I will have been reading a news paper.

(+) He will have been listening music.

(-) I will haven’t been reading a news paper.

(-) He will haven’t listening a music.

(?) Will I have been riding a news paper ?

(?) Will He have listening a music ?

4. Past Future Tense (Akan Datang Di Waktu Lampau)

a. Past Future Tense (Waktu Akan Datang Di Waktu Lampau)

Rumus

A. Subject + Should / Would + Have + Been + …

B. Subject + Should / Would + Have + Verb III + …

Contoh :

(+) He would come if you invited him.

(+) They would buy a home the previous day.

(-) He wouldn’t come if invited him.

(-) They wouldn’t buy a home the previous day.

(?) Would He come if invited him ?

(?) Would they buy a home the previous day ?

b. Past Future Continuous Tense (Waktu Akan Sedang Terjadi Diwaktu Lampau)

Rumus :

Subject + Shoul / Would + Be : Verb (Ing) + …

Contoh :

(+) I should be swimming at this time the following day.

(+) I shall be sliping at 10 o’clock tomorrow.

(-) I shouldn’t be swimming at this time the following day.

(-) I shalln’t be sleeping at 10 o’clock tomorrow.

(?) Shall I be swimming at this time the following day ?

(?) Shall I be sleeping at10 o’clock tomorrow ?

c. Past Future Perfect Tense (Waktu Akan Sudah Selesai Di Waktu Lampau)

Rumus :

A. Subject + Should / Would + Have + Been + …

B. Subject + Should / Would + Have + Verb III + …

Contoh :

(+) He would have graduated if he had studies hard.

(+) Nonok will have studied moth by the end of this week.

(-) He wouldn’t have gone if he had met his darling

(-) Nonok will have not studied month by the end of this week

(?) Would He have gone if he had met his darling ?

(?) Will Nonok have studied month by the end of this week ?

d. Past Future Perfect Continuous Tense

(Waktu Yang Sudah Sedang Berlangsung Pada Waktu Lampau)

Rumus :

Subject + Should / Would + Have + Been + Verb (Ing) + …

Contoh :

Rianawati would have been speaking English for two years

(+) Mrs. Anisa Munif would have been walking here for seventeen years

(+) Rianawati would have been speaking English for two years

(-) Mrs. Anisa Munif wouldn’t have been walking here for seventeen year

(-) Rianawati wouldn’t have been speaking English for two years

(?) Would Mrs. Anisa Munif have been walking here for seventeen years?

(?) Would Rianawati have been speaking English for two years?

Sumber : http://asrofi9f.wordpress.com/2009/01/30/tenses/

Pasal Ketenagakerjaan

Hal penting yang diatur dalam UU No.13 Thn 2003 tentang Ketenagakerjaan, salah satunya saya ambil beberapa pasal dalam UU tersebut yang dianggap perlu di share mulai dari perjanjian kerja (kontrak), hakcuti, upah yang yang harus dibayar jika sakit, dll.

Pasal 53 UU No.13 Thn 2003 menyebutkan :"Segala hal dan/atau biaya yang diperlukan bagi pelaksanaan pembuatan perjanjian kerja dilaksanakan oleh dan menjadi tanggung jawab pengusaha."Jadi menurut apa yang terkandung dalam pasal ini maksudnya adalah, pada saat anda dibuatkan perjanjian kerja (kontrak) oleh pihak pengusaha, segala biaya2nya ditanggung oleh pengusaha.

Pasal 57 Ayat 1 & 2 UU No.13 Thn 2003 menyebutkan :"(1) Perjanjian kerja untuk waktu tertentu dibuat secara tertulis serta harus menggunakan bahasa Indonesia dan huruf latin.""(2) Perjanjian kerja untuk waktu tertentu yang dibuat tidak tertulis bertentangan dengan ketentuan sebagai mana dimaksud dalam ayat (1) dinyatakan sebagai perjanjian kerja untuk waktu tidak tertentu."Jadi menurut apa yang terkandung dalam Pasal ini khususnya ayat 2 maksudnya adalah perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT / kontrak / outsourcing / karyawan kontrak) kalau dibuat secara tidak tertulis / lisan, maka perjanjian itu dinamakan perjanjian kerja untuk waktu tidak tertentu (menjadi staff tetap).

Pasal 58 Ayat 1 & 2 UU No.13 Thn 2003 menyebutkan :"(1) Perjanjian kerja untuk waktu tertentu tidak dapat mensyaratkan adanya masa percobaan kerja.""(2) Dalam hal disyaratkan masa percobaan kerja dalam perjanjian kerja sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), masa percobaan kerja yang disyaratkan batal demi hukum."

Pasal 62 UU No.13 Thn 2003 menyebutkan :"Apabila salah satu pihak mengakhiri hubungan kerja sebelum berakhirnya jangka waktu yang ditetapkan dalam perjanjian kerja waktu tertentu, atau berakhirnya hubungan kerja bukan karena ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 61 ayat (1), pihak yang mengakhiri hubungan kerja diwajibkan membayar ganti rugi kepada pihak lainnya sebesar upah pekerja/buruh sampai batas waktu berakhirnya jangka waktu perjanjian kerja."Jadi menurut apa yang terkandung dalam Pasal ini maksudnya adalah apabila salah satu pihak (baik pihak pekerja / pihak pengusaha) mengakhiri hubungan kerja sebelum jangka waktu kontrak kerja berakhir, maka pihak yang memutuskan hubungan kerja itu wajib membayar ganti rugi sebesar upah sampai batas waktu kontrak itu berakhir.

Mengenai hak cuti, itu diatur dalam Pasal 79, 80, 81, 82, 83 dan84 UU No.13 Thn 2003.Pasal 79 ayat 1 & 2 menyebutkan :"(1) Pengusaha wajib memberi waktu istirahat dan cuti kepadapekerja/buruh.""(2) Waktu istirahat dan cuti sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), meliputi :a. istirahat antara jam kerja, sekurang kurangnya setengah jamsetelah bekerja selama 4 (empat) jam terus menerus dan waktu istirahat tersebut tidak termasuk jam kerja;b. istirahat mingguan 1 (satu) hari untuk 6 (enam) hari kerja dalam 1 (satu) minggu atau 2 (dua) hari untuk 5 (lima) hari kerja dalam 1 (satu) minggu;c. cuti tahunan, sekurang kurangnya 12 (dua belas) hari kerja setelah pekerja/buruh yang bersangkutan bekerja selama 12 (dua belas) bulan secara terus menerus; dan istirahat panjang sekurang-kurangnya 2 (dua) bulan dan dilaksanakan pada tahun ketujuh dan kedelapan masing-masing 1 (satu) bulan bagi pekerja/buruh yang telah bekerja selama 6 (enam) tahun secara terus-menerus pada perusahaan yang sama dengan ketentuan pekerja/buruh tersebut tidak berhak lagi atas istirahat tahunannya dalam 2 (dua) tahun berjalan dan selanjutnya berlaku untuk setiap kelipatan masa kerja 6 (enam) tahun.

Pasal 80 menyebutkan :"Pengusaha wajib memberikan kesempatan yang secukupnya kepada pekerja/ buruh untuk melaksanakan ibadah yang diwajibkan oleh agamanya.

Pasal 81 ayat 1 menyebutkan :"(1) Pekerja/buruh perempuan yang dalam masa haid merasakan sakit dan memberitahukan kepada pengusaha, tidak wajib bekerja pada hari pertama dan kedua pada waktu haid.

Pasal 82 ayat 1 & 2 menyebutkan :"(1) Pekerja/buruh perempuan berhak memperoleh istirahat selama 1,5 (satu setengah) bulan sebelum saatnya melahirkan anak dan 1,5 (satu setengah) bulan sesudah melahirkan menurut perhitungan dokter kandungan atau bidan.""(2) Pekerja/buruh perempuan yang mengalami keguguran kandungan berhak memperoleh istirahat 1,5 (satu setengah) bulan atau sesuai dengan surat keterangan dokter kandungan atau bidan.

Pasal 83 menyebutkan :"Pekerja/buruh perempuan yang anaknya masih menyusui harus diberi kesempatan sepatutnya untuk menyusui anaknya jika hal itu harus dilakukan selama waktu kerja”.

Pasal 84 menyebutkan :"Setiap pekerja/buruh yang menggunakan hak waktu istirahat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 79 ayat (2) huruf b, c, dan d, Pasal 80, dan Pasal 82 berhak mendapat upah penuh”.

Pasal 93 Ayat 3 UU No.13 Thn 2003 menyebutkan :"Upah yang dibayarkan kepada pekerja/buruh yang sakit sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) huruf a sebagai berikut:a. untuk 4 bulan pertama, dibayar 100% (seratus perseratus) dari upah;b. untuk 4 bulan kedua, dibayar 75% (tujuh puluh lima perseratus) dari upah;c. untuk 4 bulan ketiga, dibayar 50% (lima puluh perseratus) dari upah; dand. untuk bulan selanjutnya dibayar 25% (dua puluh lima perseratus) dari upah sebelum pemutusan hubungan kerja dilakukan oleh pengusaha.

Sumber : http://thewijaya.blogspot.com